<![CDATA[PT. WATSON ANUGERAH MULTIABADI - Blog]]>Thu, 26 Nov 2020 19:47:22 -0800Weebly<![CDATA[October 28th, 2020]]>Wed, 28 Oct 2020 07:37:54 GMThttps://watsonanugerahmultiabadi.com/blog/october-28th-20205573247Macam - Macam Besi Plat


Plat Hitam

Plat Hitam atau Plat biasa disebut base plate; plat ini sering digunakan untuk sebagai penguat pada struktur baja profil atau sebagai dudukan material profil, dan juga bisa digunakan untuk membuat tangki, drum, tandmond dan masih banyak lagi. 

Plat Kapal
Plat Kapal pada umumnya untuk pembuatan kapal, plat kapal ini juga berbeda dengan plat - plat yang lainnya. Plat kapal ini terkandung unsur lain selain baja sebagai unsur utama, unsur lain itu berpengaruh terhadap laju korosi yang terjadi pada kapal nantinya, jadi unsur tersebut itulah menjadi penambah kualitas dari plat tersebut. unsur tersebut terdapat kandungan karbon, silikon, mangan, belerang, dan fosfor sehingga meminimalkan korosi pada kapal tersebut.

Plat Strip
Plat Strip adalah plat yang berukuran kecil dengan ketebalan kurang lebih antara 2mm sampai 60mm adalah sebuah material yang berbentuk kotak dan gepeng. Plat ini masuk dalam kategori baja karbon rendah, dan biasa nya memiliki lebar kurang dari 600mm dengan panjang 2 sampai dengan 6 Meter (Toleransi 0,2mm - 0,3 mm). Plat Strip ini adalah salah satu jenis plat yang mudah dapat ditemui dengan mudah di indonesia. Plat ini dapat digunakan untuk membuat pagar, teralis pintu, jendela dan sebagainya.

Plat Bordes
Plat bordes adalah area datar pada tangga untuk mengistirahatkan kaki, yang dibuat pada tangga dengan jumlah anak tangga lebih dari 12. Tepatlah bila Plat ini diaplikasikan pada area peralihan ini baik pada tangga ruang luar maupun interior. tekstur permukaannya, seperti plat kembang, dapat mengurangi risiko terpeleset terutama jika area basah dan lembab. Plat ini bisa digunakan seperti lantai bak mobil / truk / tronton, lantai bangunan pabrik, gudang, bagian alat olahraga, dan untuk tempat peristirahatan pada bagian kontraktor pembuatan tower pada di saat diatas.

Plat Kembang
Plat Kembang ini pada umumnya hampir sama dengan plat bordes karena permukaan nya yang bertekstur. Plat ini juga disebut plat berlian atau plat lantai, ukuran standart plat ini 1,2 Meter x 2,4 Meter sedangkan ketebalannya bervariasi. Plat ini bisa digunakan juga seperti plat bordes yaitu elemen lantai anak tangga, lantai bangunan, gudang, kereta,bus, mobil damkar dan masih banyak lagi untuk mendukung keamanan lantai supaya tidak terpeleset.



]]>
<![CDATA[October 28th, 2020]]>Wed, 28 Oct 2020 07:25:36 GMThttps://watsonanugerahmultiabadi.com/blog/october-28th-20205 Perbedaan Besi WF dan Besi H-Beam

Sekilas kedua besi, yakni wf dan H-beam nampak sama karena bentuknya menyerupai huruf H. Namun, kamu dapat mencek berbagai macam perbedaan besi tersebut sehingga nantinya tak akan salah guna meskipun keduanya sama sama dibutuhkan dalam bidang konstruksi.
1. Popularitas Besi wf di Mata Masyarakat
Dilihat dari sisi popularitas, besi wf ternyata lebih dikenal oleh masyarakat luas dibanding besi H-beam. Seringnya besi wf digunakan dalam bangunan rumah membuat besi ini lebih populer sehingga tak salah jika besi jenis ini dapat ditemukan di berbagai toko bahan bangunan. Sementara besi H-beam masih belum populer di telinga masyarakat.
2. Fungsi Besi yang Berbeda
Sebenarnya baik besi jenis H-beam maupun wf memiliki kualitas yang sama baik. Namun, besi wf lebih banyak digunakan pada bangunan rumah karena kekuatannya lebih tinggi pada gaya tarik maupun gaya tekan sehingga memudahkan dalam proses pembangunan. Selain itu, besi wf lebih ringan dan mudah dibentuk sehingga sangat efisien dalam penggunaannya. Besi H-beam lebih banyak digunakan pada kontruksi berat, seperti jembatan dan gedung-gedung besar.
3. Beda Ukuran Meskipun Bentuknya Serupa
Secara kasat mata, besi wf dan besi H-beam memiliki kesamaan bentuk. Jika kamu melihat besi wf dan H-beam disadingkan bersamaan, maka akan tampak perbedaannya. Besi H-beam memiliki bentuk dimensi sayap profil yang sama sehingga nampak seimbang, sementara besi wf memiliki sayap profil yang lebih kecil setengah dari lebar badan besi. Besi H-beam berbentuk balok yang sering disebut hot rolled. Jika digambarkan dalam bentuk ukuran, maka wf memiliki ukuran 200×100 mm dan H-beam 100×100 mm.
4. Kekuatan
Ternyata besi wf memiliki kemampuan mengokohkan bangunan lebih lama. Karena kemampuannya yang dapat bertahan di tanah yang labil, besi ini mampu menjadikan rumah kuat dan tahan terhadap suhu dan tekanan sehingga mampu bertahan puluhan tahun sebagai penopang rumah. Selain itu, besi jenis ini tidak begitu saja berkarat dan menjadi sampah karena besi ini termasuk ramah lingkungan atau bisa didaur ulang.
5. Kualitas
Jika berbicara masalah kualitas, baik besi wf maupun H-beam memiliki kualitas terbaiknya karena proses pembuatan yang sesuai. Hanya saja banyak orang menggunakan besi wf untuk susunan kerangka rumah yang efisien, sementara H-beam lebih sering digunakan pada susunan kerangka jembatan, bangunan-bangunan bertingkat besar, dan gedung-gedung pencakar langit.
Besi wf dan besi H-beam memang sudah tidak asing lagi bagi para pekerja dan penyedia bahan bangunan besi baja. Tak heran jika banyak orang bingung memilih besi yang sesuai dengan kebutuhan mereka. Lima perbedaan besi wf dan H-beam di atas tentunya dapat membantu anda untuk mengenali perbedaan keduanya sehingga anda tidak bingung lagi untuk memenuhi kebutuhan kontruksi anda.

Sumber http://www.armerya.com]]>